Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Piring Cair Sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Desa Battu Winangun
DOI:
https://doi.org/10.71200/71bv2t49Keywords:
Desa Battu Winangun, Minyak Jelantah, Sabun Cair, Filtrasi, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Peningkatan aktivitas domestik di Desa Battu Winangu Kecamatan Lubuk Raja, berbanding lurus dengan peningkatan limbah rumah tangga, khususnya minyak goreng bekas (jelantah). Penggunaan minyak jelantah secara berulang menimbulkan risiko kesehatan karena sifat karsinogenik yang terbentuk akibat pemanasan berulang. Selain itu, pembuangan limbah ini secara sembarangan ke saluran air berpotensi merusak ekosistem tanah dan perairan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi tepat guna kepada masyarakat mengenai bahaya minyak jelantah serta metode pengolahannya menjadi sabun cuci cair. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi purifikasi minyak menggunakan adsorben Bleching, dan pelatihan pembuatan sabun (saponifikas). Mitra sasaran adalah kelompok Ibu-ibu PKK Desa Battu Winangun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai bahaya dan pengelolaan limbah minyak, serta keberhasilan peserta dalam mempraktikkan pembuatan sabun cuci yang memiliki nilai guna. Program ini diharapkan dapat memicu kemandirian masyarakat dalam mereduksi limbah rumah tangga sekaligus menciptakan peluang ekonomi kreatif berbasis limbah.
Downloads
References
Ardiansyah, R., & Lestari, N. (2023). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku sabun cuci melalui pendekatan teknologi tepat guna berbasis masyarakat. Jurnal Inovasi Teknologi Terapan, 7(2), 88–96.
Dewi, P. S., & Rahmawati, Y. (2024). Edukasi pengelolaan limbah minyak goreng rumah tangga sebagai upaya peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 45–53.
Halim, A., & Putri, R. A. (2023). Analisis dampak kesehatan penggunaan minyak goreng berulang pada skala rumah tangga. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(3), 210–218.
Kurniawan, D., & Sari, M. (2024). Inovasi produk sabun cair dari minyak jelantah sebagai peluang usaha mikro berbasis limbah. Jurnal Ekonomi Kreatif dan UMKM, 6(1), 37–46.
Mahendra, I. G., & Prasetyo, B. (2025). Penerapan metode saponifikasi dingin pada pembuatan sabun dari limbah minyak nabati. Jurnal Kimia Terapan, 11(1), 1–9.
Nugroho, A., & Wulandari, D. (2023). Peran kelompok PKK dalam pengelolaan limbah rumah tangga berbasis pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Lingkungan, 5(2), 101–109.
Putra, R. E., & Handayani, T. (2024). Pemurnian minyak jelantah menggunakan adsorben alami sebagai bahan baku produk non-pangan. Jurnal Teknologi Industri Berkelanjutan, 8(2), 72–80.
Sari, L. M., & Yuliana, E. (2025). Pengelolaan limbah domestik berbasis teknologi sederhana untuk mendukung pembangunan desa berkelanjutan. Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi, 14(1), 55–64.
Setiawan, H., & Rahman, F. (2023). Dampak pembuangan minyak jelantah terhadap kualitas lingkungan perairan. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pembangunan, 19(2), 134–142.
Wijayanti, A., & Susanto, B. (2024). Transfer teknologi pengolahan minyak jelantah menjadi sabun dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat, 10(1), 21–30.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alansyah, Novita Sari, Sely, Al-Amin, Gitta Destalya Adrian Nova, Mardiah Kenamon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.