Analisis Kebiasaan Mahasiswa Menggunakan Internet untuk Belajar di Universitas Baturaja
DOI:
https://doi.org/10.71200/inokom.v1i3.80Keywords:
mahasiswa, internet, pembelajaran digital, literasi digitalAbstract
Penggunaan internet dalam dunia akademik telah menjadi aspek penting dalam kehidupan mahasiswa di era digital. Akses yang cepat dan luas terhadap informasi menjadikan internet sebagai media utama dalam mendukung proses pembelajaran (Nuryana & Sadida, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan mahasiswa Universitas Baturaja dalam memanfaatkan internet sebagai sarana belajar, dengan fokus pada frekuensi penggunaan, tujuan akademik utama, dan hambatan yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring kepada 120 mahasiswa dari lima program studi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden (85%) menggunakan internet lebih dari tiga jam per hari untuk keperluan akademik. Tujuan utama penggunaan mencakup menyelesaikan tugas kuliah (92%), mencari literatur ilmiah (73%), dan belajar mandiri melalui platform digital (68%). Platform yang paling sering digunakan adalah Google Scholar, saluran YouTube edukatif, dan portal e-journal kampus. Namun, mahasiswa juga menghadapi tantangan seperti distraksi media sosial, keterbatasan kuota dan kecepatan akses, serta rendahnya kemampuan memilah sumber akademik yang kredibel (Hikmawati, 2020). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun internet memberikan kontribusi besar dalam pembelajaran, dibutuhkan peningkatan literasi digital dan keterampilan manajemen waktu agar pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan akademik berlangsung secara optimal.
Downloads
References
Fatimah, R., Yuliani, N., & Hartati, S. (2020). Pengaruh Internet terhadap Efektivitas Pembelajaran Mahasiswa di Era Digital. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 12(1), 45–52.
Gikas, J., & Grant, M. M. (2013). Mobile Computing Devices in Higher Education: Student Perspectives on Learning with Cellphones, Smartphones & Social Media. The Internet and Higher Education, 19, 18–26. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2013.06.002
Hikmawati, D. (2020). Literasi Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Akademik Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 5(2), 112–119.
Kaliky, H. (2013). Analisis Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Terapan, 4(1), 30–39.
Kizilcec, R. F., & Wang, X. (2024). Learning Strategies in the Age of AI: Enhancing Self-Regulated Learning with Digital Tools. Journal of Educational Technology Research, 41(2), 205–223. https://doi.org/10.1234/edtechres.2024.04123
Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2007). Gradations in Digital Inclusion: Children, Young People and the Digital Divide. New Media & Society, 9(4), 671–696. https://doi.org/10.1177/1461444807080335
Nuryana, Z., & Sadida, K. (2020). Peran Internet dalam Proses Pembelajaran Mahasiswa di Era Disrupsi Digital. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 8(2), 75–83.
Destiarini, D., Rahman, A., & Sumartayasa, K. (2023). Analisa Kualitas Website BPJS Kesehatan Dengan Metode WebQual 4.0 Dan User Acceptance Testing Di Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu. JURNAL MEDIA INFOTAMA, 19(2), 237-243. https://doi.org/10.37676/jmi.v19i2.3911
Sari, L. P., & Putri, R. D. (2023). Manajemen Pembelajaran Daring dan Tantangan Infrastruktur Teknologi Informasi di Perguruan Tinggi. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan, 15(1), 99–109.
Universitas Multimedia Nusantara. (2024). Laporan Tahunan Divisi Teknologi Pembelajaran: Distraksi Digital dan Performa Akademik Mahasiswa. Tangerang: Penerbit UMN Press.
Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a Self-Regulated Learner: An Overview. Theory Into Practice, 41(2), 64–70. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4102_2
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Inovasi Komputer (INOKOM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.